Kiprah Gemilang Pesilat Muda pada O2SN 2025 Cabang Pencak Silat
Parung, Bogor — Gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025 kembali menjadi panggung unjuk prestasi bagi para pesilat muda terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Diselenggarakan pada 9–14 November 2025 di BBGP Jawa Barat, Parung-Bogor, ajang ini mempertandingkan kategori Jurus Tunggal Wajib untuk jenjang Sekolah Dasar (SD/MI) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs/Sederajat).
Kompetisi yang diikuti ratusan peserta ini tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat persatuan antar pelajar Indonesia. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik dalam memperagakan jurus baku yang menuntut ketepatan teknik, keseimbangan, kekuatan, hingga penghayatan seni bela diri pencak silat.
Semangat Pembinaan Talenta Olahraga Nasional
O2SN merupakan bagian dari program pembinaan talenta nasional yang digagas oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Melalui ajang ini, pemerintah berupaya menumbuhkembangkan bibit unggul olahraga sejak usia dini serta mendukung Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Nilai‐nilai seperti jujur, disiplin, sportivitas, kerja keras, dan rasa percaya diri menjadi aspek penting yang ditanamkan dalam setiap pertandingan. Pesilat muda tidak hanya berlomba menjadi terbaik, tetapi juga belajar saling menghargai, mematuhi aturan, serta menjunjung tinggi fair play.
Hasil Kejuaraan O2SN 2025 Jenjang SMP/MTs/Sederajat
Kompetisi tingkat SMP/MTs menampilkan pertandingan sengit dari fase penyisihan hingga final. Sebanyak 133 peserta dari 33 provinsi serta sekolah luar negeri ambil bagian dalam ajang ini.
Juara Kategori Tunggal Putra
Peringkat Nama Sekolah Provinsi
Emas Nezar Habibi SMP Negeri 272 Jakarta DKI Jakarta
Perak Fadhlan Al Khalid Kazhim SMP Negeri 7 Bandung Jawa Barat
Perunggu Ken Azeez Adiputra SMP IT Mutiara Ilmu Jawa Timur
Perunggu Muhammad Sakti SMP Negeri 3 Palu Sulawesi Tengah
Juara Kategori Tunggal Putri
Peringkat Nama Sekolah Provinsi
Emas Aquina Dhia Annada Ardyacosa SMP Negeri 1 Sleman DI Yogyakarta
Perak Raya Salsabila SMP 2 Satu Atap Pagedongan Jawa Tengah
Perunggu Khoirunisa Mutiara SMP Negeri 1 Arso Papua
Perunggu Shakila Az Zahra MTs Progresif Bumi Shalawat Jawa Timur
Perolehan Medali Provinsi (SMP)
2 Emas: DKI Jakarta & DI Yogyakarta
2 Perak: Jawa Barat & Jawa Tengah
4 Perunggu: Jawa Timur, Papua, Sulawesi Tengah
Hasil Kejuaraan O2SN 2025 Jenjang SD/MI/Sederajat
Untuk jenjang SD/MI, pertandingan turut menghadirkan pesilat-pesilat belia dengan bakat menjanjikan. Sebanyak 134 peserta dari berbagai provinsi bersaing untuk meraih posisi terbaik.
Juara Kategori Tunggal Putra
Peringkat Nama Sekolah Provinsi
Emas Muhammad Hanif Nazmi SDN Batu Ampar 01 Pagi DKI Jakarta
Perak Arjuna Risky Airlangga SDN 030 Balikpapan Utara Kalimantan Timur
Perunggu Muhammad Asraf Syah SDN 030 Sebengkok Waru Kalimantan Utara
Perunggu Alkhalifi Kenzie Abdan Haq SDN 1 Bantrung Jawa Tengah
Juara Kategori Tunggal Putri
Peringkat Nama Sekolah Provinsi
Emas Melati Syadza Azkiya SD Islam Al-Fattaah Banten
Perak Siena Latisha Kanza SDIT Al Falaah Simo Jawa Tengah
Perunggu Mikayla Alkhansa SDN Pekayon 05 DKI Jakarta
Perunggu Azzata Ar Rayyani Zahma SDN Kamal 3 Jawa Timur
Perolehan Medali Provinsi (SD)
2 Emas: DKI Jakarta & Banten
2 Perak: Jawa Tengah & Kalimantan Timur
4 Perunggu: DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah & Kalimantan Utara
Makna dan Dampak Penyelenggaraan O2SN 2025
Ajang O2SN bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana:
Pembentukan karakter unggul generasi muda
Pengembangan budaya hidup sehat dan gemar olahraga
Penguatan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air
Penyaringan atlet-atlet muda berbakat untuk pembinaan tingkat lanjut
Ajang silaturahmi dan persahabatan antar pelajar seluruh Indonesia
Melalui ekosistem pembinaan talenta ini, diharapkan lahir pesilat-pesilat terbaik yang kelak dapat mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional hingga internasional.
Penutup
Kejuaraan O2SN 2025 Cabang Pencak Silat telah berhasil mencetak banyak talenta muda yang siap dibina menuju jenjang prestasi lebih tinggi. Dengan semangat Merdeka Belajar, Merdeka Berprestasi, para pelajar Indonesia menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya soal persaingan, tetapi juga perjalanan membentuk karakter dan jati diri.
Semoga keberhasilan penyelenggaraan O2SN 2025 menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan olahraga di sekolah serta melahirkan atlet-atlet masa depan Indonesia.
Komentar
Posting Komentar